top of page
Search

Manfaat Bulu Tangkis Apa Saja?



Saat ini sebagian besar masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut World Health Organization (WHO) definisi kesehatan adalah keadaan dimana fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara lengkap dalam kondisi baik dan bukan hanya dalam keadaan bebas dari penyakit ataupun kondisi lemah. Berdasarkan definisi WHO tersebut, maka kesehatan dari seseorang bisa dilihat secara personal, biological, sosial, perilaku, ekonomi, kultur dan lingkungan.


Menurut WHO, ada 3 jenis kesehatan untuk membentuk kesehatan yang komprehensif, diantaranya kesehatan fisik, mental dan sosial. Pertama, kesehatan fisik adalah kesehatan yang berhubungan dengan kesejahteraan dan fungsi optimal dari tubuh. Kedua, kesehatan mental yang mengacu pada tidak adanya gangguan mental atau cacat. Ketiga, kesehatan sosial yang meliputi adaptasi dan manajemen diri sebagai keterampilan yang digunakan untuk menghadapi perubahan dan tantangan lingkungan.

Berdasarkan tiga jenis yang telah disebutkan diatas, olahraga dapat menjadi salah satu media untuk mencapai kesejahteraan dan fungsi optimal tubuh. Jenis olahraga saat ini begitu beragam mulai dari olahraga darat, air, udara, indoor, ataupun outdoor. Salah satu jenis olahraga darat yang paling diminati di Indonesia adalah bulu tangkis atau badminton. Saat ini permainan bulu tangkis dapat dilakukan oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.




Sumber : https://www.istockphoto.com/id/vektor/memainkan-ilustrasi-bulu-tangkis-gm1305966517-396688807

Saat ini, olahraga bulu tangkis sudah sangat umum ditemukan di kalangan masyarakat. Olahraga ini dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi saat senggang/liburan maupun aktivitas berkala rutin untuk meningkatkan kesehatan fisik. Namun selain memberikan efek terhadap kesehatan fisik, olahraga bulu tangkis sebenarnya juga memiliki efek lain terhadap individu yang melakukannya. Apa saja efek dari olahraga bulu tangkis yang bisa dirasakan apabila dilakukan secara rutin? Berikut penjelasannya.


1. Manfaat Kesehatan Fisik

Bulu tangkis dapat meningkatkan kesehatan fisik. Sudah banyak penelitian yang menunjukan hal tersebut. Salah satunya, penelitian dari Patterson dkk, yang menunjukan bahwa adanya penurunan denyut jantung pada saat istirahat. Penelitian ini dilakukan pada wanita dewasa yang rutin bermain bulu tangkis selama 8 minggu.

Penelitian Schnohr dkk menunjukkan adanya peningkatan harapan hidup sebesar 6,2 tahun di bandingkan dengan individu yang tidak berolahraga. Selain itu, olahraga bulu tangkis juga bermanfaat untuk sistem pernafasan. Pada orang dewasa, bulu tangkis dapat meningkatkan kapasitas fungsi paru paru, dan pada anak anak atau remaja yang memiliki asma, olahraga ini mampu menurunkan gejala asma. Hasil penelitian lain juga menunjukan adanya peningkatan pada kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL), yang mampu mengurangi resiko penyakit jantung.


2. Manfaat Kesehatan Mental

Penelitian dari Zhao dkk menunjukkan bahwa remaja yang aktif berolahraga bulu tangkis selama 20 minggu dapat menurunkan tingkat depresi dan kecemasan, bahkan dapat meningkatkan rasa percaya diri. Penelitian Ng dkk menunjukan adanya peningkatan motivasi dan kesejahteraan psikologi pada orang dewasa dengan gangguan mental yang rutin bermain badminton. Peningkatan kognitif, kewaspadaan dan konsentrasi pun dapat terjadi pada pria remaja atau dewasa yang bermain bulu tangkis. Sebuah studi oleh Akin dkk, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perhatian (atensi) pada anak-anak dan remaja dengan autisme yang melakukan olahraga bulu tangkis selama 10 minggu.


3. Manfaat Kesehatan Sosial

Penelitian Patterson dkk, menunjukan adanya peningkatan motivasi untuk menghabiskan waktu bersosialisasi pada para wanita. Pada orang dewasa dan lanjut usia, bulu tangkis merupakan sarana yang bisa digunakan untuk mengekspresikan diri, mengatur suasana hati, membantu pengembangan diri dan keterlibatan dalam kehidupan sosial.


Dari penjelasan diatas bisa ditarik kesimpulan manfaat spesifik dari bulu tangkis. Untuk memudahkan pemahaman disajikan dalam tabel berikut:



Tabel 1. Manfaat yang dihasilkan dari keterlibatan dalam olahraga bulu tangkis


Penjelasan diatas merupakan manfaat dari olahraga bulu tangkis secara menyeluruh baik untuk pria maupun wanita. Hingga saat ini olahraga tersebut tidak hanya digemari oleh kalangan pria saja, namun sudah mulai banyak digemari oleh wanita dari berbagai usia. Oleh karena itu, ayo kita mulai membiasakan diri berolahraga, dan salah satu yang bisa di coba adalah bulu tangkis, rasakan manfaatnya. #SehatItuKeren bersama Klinik Pratama Sunter.







Sumber:

1. World Health Organization

2. Ng, S.S.W.; Leung, T.K.S.; Ng, P.P.K.; Ng, R.K.H.; Wong, A.T.Y. Activity participation and perceived health status in patients with severe mental illness: A prospective study. East Asian Arch. Psychiatry 2020, 30, 95–100.

3. Schnohr, P.; O’Keefe, J.H.; Holtermann, A.; Lavie, C.J.; Lange, P.; Jensen, G.B.; Marott, J.L. Various leisure-time physical activities associated with widely divergent life expectancies: The copenhagen city heart study. Mayo Clin. Proc. 2018, 93, 1775–1785.

4. Patterson, S.; Pattison, J.; Legg, H.; Gibson, A.M.; Brown, N. The impact of badminton on health markers in untrained females. J. Sports Sci. 2017, 35, 1098–1106.

5. Akin, S.; Kilinç, F.; Söyleyici, Z.; Göçmen, N. Investigation of the effects of badminton exercises on attention development in autistic children. Eur. J. Phys. Educ. Sport Sci. 2017, 3, 106–118.

6. Zhao, W.; Liu, K.; Li, S.; Wu, H.; Li, J. Physical education affecting on cognition and emotion: Moderate badminton training improve self-esteem, depression, and spatial memory in non-athlete junior college female students. WIT Trans. Ecol. Environ. 2014, 57, 831–838.

7. Cabello D.-Manrique; Lorente J.A; Padial R.-Ruz; Puga E.-Gonzalez. Play badminton forever : A systematic review of health benefits. Int. Journal of environmental research and public health. 2022; 1, 15-18


38 views0 comments

Recent Posts

See All

Opmerkingen


Post: Blog2_Post
bottom of page